Monday, January 18, 2010

rumah kembali



Oleh : Aida Radar


ada angin menerbangkanku

jauh... jauh... dan jauh sekali

ke negeri antah berantah

yang tanahnya penuh akan

kilauan mutiara dan batangan emas

ada mimpi menina bobokanku

terlena...terlena...terlena sekali

di sebuah rumah mewah terkaya

yang isinya lengkap nian akan

kefanaan dan senyum pongah sesaat

semua itu memenuhi persimpangan

hari dan pergantian detik jarum jam

di sebuah tanah di sebuah rumah

yang bukan asal mula aku bermula

tanah dan rumah yang tak dikenal

aku perih, aku sepi, aku letih dengan

segala bahagia berbalut kesendirian

aku ingin pulang, aku ingin kembali

ke seonggok petak-petak awal hidupku

yang tanpa hiasan tanpa lukisan

tanpa melati tanpa anyelir

beratap jerami beralaskan tanah

berpagar alang-alang berbunga bakung

di sana, di sebuah bilik bambu itu

rumahku... rumah kita...

***

Teras Ilmiah, 8 Januari 2010


Thursday, January 14, 2010

sajak jengah

- Aida Radar -


Aku ingin membelah terik mentari siang yang garang

Aku berniat menumbuk bebatuan dalam lumbung

Aku hendak memecahkan intan permata

Aku mau memotong besi dengan ketebalan tak terhingga

Aku berencana melempari angin

: dengan kedua tanganku.

Pikiran gila! Disangkanya itu membalik telapak tangan belaka

Nyatanya menghirup oksigen dalam ruang berkarbon dioksida


Unknown time and place

Sajak kah ini?


Pada siapa?


Bolabola api panas menyengat tubuh
Air bah melantak sanubari paling dalam
Bau busuk mengudara penuhi penciuman
Dan guncangan tanah turut menghimpit daku
Maka pada siapa patutnya keluhku bermuara?

Lalu disuruh aku menjelma simalakama
Dimakan penegak hukum ini hancur
Tak makan pemberantas maling itu poranda
Dan pusing aku menentukan dalam gelap
Lantas pada siapa hendaknya pilihanku jatuh?

Kini ada bulan madu seratus hari
yang seseorang tawarkan padaku
memaksaku yakin sejahtera akan sambangiku
padahal satu edisi lalu janji itu sudah menggema
Dan sayangnya tak kunjung aku mengecap hasilnya
Jadi pada siapa harusnya kepercayaan kusematkan?
***
Unismuh, 13.48 WITA
2 November 2009